Tanda Motor Rusak Mesin, yang Punya Matic Masuk!

tanda motor rusak mesin - petersoncodygallery.com

Tanda Motor Rusak Mesin, yang Punya Matic Masuk! – Pasar otomotif masa kini dibanjiri motor matic. Tidak membutuhkan waktu lama, motor yang mudah dikendarai, praktis, dan disempurnakan dengan bodi kekinian ini menjadi idola banyak orang, dari berbagai kalangan, baik itu ibu-ibu hingga anak-anak muda zaman now. Performa andalnya pun membuat motor matic semakin menyenangkan bagi pemakainya. Namun, jika Anda penyuka motor matic, kenali juga tanda-tanda performanya menurun. Ketika performa mulai menurun tentu hal ini akan menandakan bahwa motor yang Anda miliki mulai rusak mesin. Bahayanya adalah ketika Anda tidak aware  dengan tanda-tanda kerusakan ini, maka jangan salahkan aspal jalanan ketika terjadi sesuatu yang buruk. Amit-amit sih, nah berikut ini adalah tanda motor rusak mesin. Langsung disimak ya!

 

1. Tarikan gasnya mulai berat

Motor matic sangat mengandalkan tarikan gas untuk menunjukkan performa andalnya. Bahkan, hampir 80 persen performanya bergantung pada tarikan gas. Jika tarikan gasnya ringan dan nyaman maka Anda bisa menikmati motor matic dengan menyenangkan; apalagi jika Anda baru saja membelinya. Nah, seiring perjalanan waktu, jika tarikan gasnya mulai berat maka di situlah tanda-tanda performa motor matic Anda menurun. Tarikan gas yang berat ini bisa disebabkan filter udaranya kotor. Anda perlu ke bengkel kesayangan untuk membuat tarikan gas menjadi ringan kembali agar performa motor Anda kembali mantap.

2. Mesin motor mudah mendadak mati

Menunggangi motor matic tentu Anda berharap kenyamanan dan kelancaran dalam berkendara di jalan raya. Namun, akan terasa kesal jika motor Anda mudah mendadak mati. Tanda ini mengirimkan pesan kepada Anda, performa motor matic mulai menurun. Motor matic yang mudah mendadak mati bisa diakibatkan setelan klep yang terlalu rapat. Namun, bisa juga karena sebab lain, dan bisa Anda ketahui ketika Anda membawa motor Anda ke bengkel.

3. Tarikan gas tidak mulus lagi

Saat motor matic Anda berstatus baru, tarikan gas pasti mulus. Anda bisa menggeber motor Anda dengan baik dan memuaskan. Namun, tarikan gas yang mulus itu bisa berubah menjadi tak enak, atau nyandat, sehingga Anda merasakan ketidaknyamanan saat berkendara. Ini juga menjadi tanda performa motor matic Anda menurun. Tarikan gas yang tidak mulus bisa diakibatkan lubang kecil pada tutup tangki tersumbat. Lagi-lagi, bawa saja motor Anda ke bengkel untuk mengubah performa menurun menjadi mantap kembali.

4. Rem tidak pakem lagi

Tanda lain yang bisa menjadi peringatan bagi Anda untuk segera ke bengkel adalah rem sudah tidak berfungsi dengan baik alias tidak pakem lagi. Fungsi rem sangat penting, jika harus diservis atau diganti maka segeralah menggantinya, agar performa motor segera pulih. Kembali pakemnya rem motor matic membuat Anda tidak waswas jika harus mengerem mendadak, apalagi ketika Anda melaju dengan sangat kencang.

5. Mesin jadi sangat panas saat dipakai

Mesin merupakan komponen yang sangat vital pada motor Anda, termasuk motor matic. Jika mesin menjadi sangat panas saat dipakai maka performa motor Anda menurun. Penyebab mesin menjadi sangat panas antara lain karena sirkulasi oli di dalam mesin tersumbat. Untuk mengatasinya segera bawa motor matic Anda ke bengkel. Tapi jangan sembarangan bengkel ya. Percayakan motor Anda pada bengkel yang terpercaya. Ubahlah performa tak menyenangkan ini agar Anda bisa berkendara dengan aman dan nyaman menggunakan motor matic kesayangan, yang performanya sudah pulih, tidak menurun lagi.

Baca juga: Tanda Ban Motor Harus Diganti

Awas, Sering Bongkar Karburator Berbahaya!

Awas, Sering Bongkar Kaburator Berbahaya - petersoncodygallery.com

Awas, Sering Bongkar Kaburator Berbahaya! – Karburator sendiri adalah alat yang berfungsi sebagai pengatur percampuran udara dan bahan bakar dalam proses pembakaran dalam mesin kendaraan karena alat ini sangatlah vital.

Bagi pemilik motor tua (baca : lama), tentu kendaraannya masih menggunakan karburator. Para pemilik motor jenis ini, tentu sering melihat teknisi membongkar pasang karburator mereka saat sedang melakukan service rutin. Bahkan teknisi-teknisi dulu selalu menyarankan untuk bongkar karburator supaya alat vital motor ini jangan bermasalah.

Minimal saat kita service dan ganti oli setiap 2.000 – 3.000 km atau sebulan sekali, karburator motor kita wajib diservis. Katanya agar motor nggak berebet akibat karburator kemasukan benda asing atau kotoran dari bahan bakar yang dikonsumsi motor. Kerak sisa pembakaran inilah yang kemudian mewajibkan motor perlu dibersihkan karburatornya.

Bahkan dulu, untuk service ringan aja, karburator ini juga sampai perlu dibongkar. Tapi apakah sering bongkar pasang karburator memang diperlukan? Apakah tidak ada efek samping jika kita sering bongkar pasang karburator?

Ternyata, sering mengutak-atik kaburator motor tak selalu bersifat positif, Bahkan adakalanya kebiasaan untuk bongkar pasang kaburator dapat membawa bencana pada motor Anda. Karena sebenarnya komponen satu ini tak perlu terus-menerus untuk dibongkar pasang, sebab sebaiknya kita hanya membongkar karburator jika jalur bensin mampet dan tidak bisa dibersihklan dari luar. Selebihnya ya cukup menyetel settingan angin karburator motor kita saja.

Apa sih akibatnya kalau kita sering bongkar pasang karburator. Berikut ini adalah beberapa efek negatif jika kita terlalu sering bongkar pasang karburator.

Bahaya Sering Membongkar Karburator

Pertama, sering bongkar pasang karburator membuat derat pada baut-baut karburator akan cepat rusak bahkan dol. Apalagi jika teknisi yang membongkar bukan seorang ahli, dia akan memutar drat baut karburator dengan kasar sehingga akan menyebabkan drat-drat itu menjadi aus.

Kedua, bongkar pasang karburator yang terlampau sering juga bisa menyebabkan bagian seal karburator menjadi cepat longgar. Maka sebaiknya Anda hanya membongkar karburator hanya kalau ada kotoran debu atau air yang masuk, maka sebaiknya setting karburaor saja jika ada yang kurang enak pada motor.

Ketiga, bisa menyebabkan membran kaburator menjadi bocor. Loh kok bisa? Membran adalah alat yang terbuat dari bahan karet di karburator vakum dan memiliki peran sangat penting.  Hampir semua mekanik biasanya melarang pemilik motor membuka bagian penting karburator karena jika tidak ahli sangatlah berbahaya. Sebab peranti satu ini akan sangat mudah rusak karena sering diutak-atik, apalagi jika kita menggunakan obeng untuk menyentuh membran ini. Karena bagian ini memang sangatlah sensitif.

Dan yang terakhir, yang paling parah, jika kita terus mengotak-atik karburator membuatnya jadi cepat jebol. Perawatan dan perlakuan yang keliru menyebabkan karburator sepeda motor cepat rusak, misalnya tuas gas sering ditarik ulur buat mainan akibatnya karburator membuat motor jadi, bensin rembes keluar dan motor susah dihidupkan.

Anda nggak mau kan karburator motor milik Anda akan cepat rusak sebelum waktunya, ada baiknya mulai sekarang hentikan deh kesukaan untuk mengutak-atik karburator jika tidak perlu. Sebab jika kita utak-atik terus dan kaburator menjadi jebol, tentu yang rugi kita sendiri. Dan bukan tidak mungkin kalau kerusakan karburatur itu akan menyebabkan motor kita susah hidup.

Salain itu, lebih baik Anda menyerahkan perawatan motor Anda ke bengkel-bengkel khusus perawatan karburator yang berpengalaman. Hanya tinggal duduk manis dan tunggu mekanik yang ahli mendandani motor Anda. Jangan pernah kutak-katik sendiri, atau menyerahkan perawatan motor Anda kepada bengkel yang tak mengerti betul perawatan yang ideal. (w2)

 

Baca juga: Tanda Ban Motor Harus Diganti

Velg Ban motor Ring 14 Paling pas untuk Matic

Velg Ban motor Ring 14 Paling pas untuk Matic – Banyaknya motor matic yang bersliweran di jalan raya, semakin banyak pula orang-orang kreatif yang ingin memodifikasi motornya. Contoh yang paling banyak ditemui adalah mengganti velg ban motornya dengan ukuran yang lebih besar. Secara tampilan memang ban motor ukuran 100/70 ring 17 lebih kece dilirik di jalan-jalan raya. Rider pun mengaku velg yang diganti dengan ring 17 lebih mudah mengatasi jalan-jalan yang rusak, polisi tidur tinggi, dan jalan yang tidak rata.

Velg Ban motor Ring 14 Paling pas untuk Matic - petersoncodygallery

Padahal pabrikan motor matic pasti memiliki standar dan kriteria tersendiri kenapa velg ban motor ting 14 paling pas untuk matic. Ya, memang awalnya motor matic ini dilahirkan  para produsen motor hanya untuk wanita. Artinya motor matic didesain dan diberi specs yang lebih ramping dari motor manual dengan cc yang lebih besar. Supaya motor lebih tampil oke ada dua pilihan, mengganti ukuran ban paling besar yang bisa masuk di velg standar ala Moge dan mengganti ukuran ban paling kecil yang bisa masuk di velg standar ala ThaiLook.

Motor Yamaha Mio misalnya, sejak awal kemunculannya hingga saat ini, Motor Yamaha Mio masih mempertahankan ukuran velg ring 14. Dibanding dengan kompetitornya, Honda Scoopy misalnya sudah menerapkan velg ring 12 yang sama dengan vespa.

 

Velg Ban motor Ring 14 Paling pas untuk Matic

Dikutip dari Viva.co.id hal ini sebenarnya tidak diabaikan oleh Presiden Direktur YIMM Minoru Morimoto. Menurutnya, Yamaha juga mengamati tren yang semakin berubah.

“Jika pemikiran jalan yang lebih bergelombang untuk handling akan lebih bagus itu tergantung,”

Menurutnya, kesimpulan dirinya hari ini untuk ukuran ban dan velg motor Yamaha Mio jelas yang paling ideal, terlebih untuk Yamaha Mio S dengan velg 14 inci yang dibalut ban tubeless ukuran depan 80/80 dan belakang 100/70. Tambahnya, ukuran tersebut tidak ada masalah dengan handling motor dan kondisi jalan di Tanah Air.

Balik lagi, tentu banyak dari Anda yang masih mengeluhkan ketidaknyamanan dengan standar ukuran velg ring 14 dan ingin menggantinya menjadi ring 17 (ThaiLook). Alasannya tentu saja untuk membuat tampilan menjadi lebih modis. Namun, sebelum Anda benar-benar ingin menggantinya, sebaiknya lebih dulu lihat konsekuensinya pada motor matic Anda.

Kurang lincah

Menggunakan ban yang tidak sesuai membuat pengendalian motor lebih stabil dan cengkraman lebih kuat. Tetapi, saat kondisi jalan padat atau macet, motor akan lebih sulit bermanuver. Pada akhirnya, kelincahan motor pun akan berkurang.

Kerja rem ekstra

Beban yang harus ditanggung rem semakin berat dengan menggunakan ban yang tidak sesuai. Hal ini tidak lain disebabkan karena ukurannya yang lebih besar dibanding ukurang standar pabrikan. Ini membuat kinerja piranti rem lebih berat.

Meskipun demikian, saat mengubah ban biasanya bengkel modifikasi juga menawarkan piringan rem dengan diameter yang lebih besar. Tetapi biasanya, keawetan piranti tersebut berada di bawah kualitas pabrik.

Boros bensin

Selain rem, kerja yang lebih berat juga akan dialami oleh mesin. Semakin besar tenaga yang harus dikeluarkan, maka semakin besar pula asupan bensin yang dibutuhkan mesin. Karenanya, ban gambot akan membuat motor semakin boros bahan bakar.

Perawatan ekstra pada CVT

Sama seperti yang sebelumnya, ukuran ban yang besar akan membuat kinerja v-belt lebih ekstra. Pada motor skutik, ada potensi penurunan kinerja CVT hingga lebih mudah rusak bila menggunakan ban gambot.

Baca juga: Amankah Menggunakan Ban Bekas?

Memang, sekalipun velg dan ban motor ini telah diatur dengan presisi yang baik, masih banyak pengendara motor matic yang tertimpa musibah karena sering terjadi ban motor slip ketika jalanan licin, berpasir, dan tidak rata. Ditambah dengan velg yang kecil, grip pada ban kadang kurang mampu mencengkram aspal.

Velg Ban motor Ring 14 Paling pas Untuk Matic - petersoncodygallery

Untuk jenis motor matic sendiri, terdapat berbagai variasi tergantung pada tipe dan merknya. Keluaran Honda seperti Honda Beat, Vario dan Scoopy kebanyakan membutuhkan ukuran velg depan 14 x 1.60 belakang 14 x 1.85 dan untuk matic Yamaha kebanyakan ukuran velg depan 14 x 1.40 belakang 14 x 1.60.

Jadi, jika Anda sudah menggunakan ukuran velg ban ring 14 namun masih kurang nyaman, bisa jadi ada tipe ban yang Anda lewatkan. Semuanya kembali lagi pada tujuan Anda, jika memang penampilan ban yang terlihat bagus dipasang di velg motor lebih penting dari fungsi ban itu sendiri sebaiknya kenali dulu konsekuensi yang bisa Anda dapatkan.

Baca juga: Cara Mudah Cek Ganti Ban Motor

Tanda Ban Motor Harus Diganti

Apa sih hal yang paling penting dari komponen motor? Pasti jawab penting semua. Tapi kalo masalah ban, mungkin menjadi salah satu bagian yang paling Anda perhatikan. Ban motor juga harus secara rutin dirawat gan. Memang sih, nggak harus 2 minggu sekali, tapi alangkah lebih baik kalau kita lebih sering menyempatkan waktu untuk melihat kondisi ban motor kita sendiri. Karena yang paling paham, yang paling bisa merasakan kondisi motor ya kita sendiri.

Tanda Ban Motor Harus Diganti - Pettersoncodygallery

Tanda Ban Motor Harus Diganti

Perhatikan alur kembang ban, apakah sudah menipis?

Tanda-tanda pertama Anda harus mengganti ban motor adalah ketika ban motor Anda sudah mulai botak. Alur kembang adalah yang membuat pergerakan ban terasa lancar. Nah, ketika alur kembang itu menipis, maka ada rasa yang kurang nyaman saat dikendarai.

Ketika melewati jalanan rusak, maka akan terasa genjotan yang kasar

Genjotan yang dimaksud adalah bumping yang keras sehingga kita seoleh meloncat sendiri. Hal tersebut disebabkan oleh alur yang menipis dan rasa ban yang kurang angin. Namun  ternyata setelah dicek ban motor kamu tidak kempes sama sekali. Gejala semacam ini menunjukkan kalau sudah saatnya kamu mengganti ban.

Saat berbelok pun, putaran ban akan terasa tidak nyaman

Tanda-tanda lain yang bisa dirasakan adalah ketika Anda berbelok, ada rasa goyangan dari ban yang seolah kekurangan angin. Hal ini akan sangat terasa saat kita berbelok atau menuju tikungan. Goyangan tersebut menunjukkan kalau performa ban Anda sudah menurun. So, inilah saatnya ganti ban.

Masih kurang yakin dengan tanda-tanda di atas? Anda bisa mengulik beberapa hal ini:

Melihat kode produksi di ban

Apabila Anda masih tidak bisa merasakan perbedaan ketidaknyamanan dalam berkendara, maka Anda dapat memakai cara ini sebagai pengingat kapan harus mengganti ban motor Anda. Biasanya produsen ban tidak pernah lupa untuk menambahkan kode produksi di setiap bannya. Kode itu berupa 4 digit angka di dinding ban sebelah kiri. Sebagai contoh, bila angka di ban tersebut menunjukkan kode 0817, berarti ban tersebut diproduksi pada minggu ke-8 tahun 2017.

Umumnya, ban depan bisa bertahan setidaknya sampai 1,5 tahun. Sementara itu ban belakang bisa bertahan sampai satu tahun. Namun, jika ban motor Anda sering bocor atau tertancap paku, pasti umur ban juga akan lebih pendek.

Lihat jarak tempuhnya

Masih ada cara lain untuk menentukan apakah ini saatnya untuk ganti ban motor atau belum. Yakni lihat jarak tempuhnya. Untuk ban depan, jarak normal untuk penggantian motor adalah 12.000 Km. Sedangkan untuk ban belakang 10.000 Km.

Pergi ke toko ban resmi

Kenapa harus pergi ke toko ban resmi? Karena proses membuka ban di bengkel ban biasa umumnya tidak menggunakan alat yang sesuai. Bengkel biasa melakukan bongkar pasang ban dengan cara mencungkil ban dari velg yang bisa berakibat rusaknya komponen velg dan bibir ban.

Mengganti ban di toko resmi seperti di Planet Ban misalnya, akan sangat Anda dalam merawat ban motor Anda. Selain produk ban berkualitas, proses penggantian ban di Planet Ban juga jauh lebih aman.

Itulah tiga hal awal yang harus sering-sering Anda perhatikan dalam merawat kondisi ban motor. Jika Anda sudah merasakan semua hal itu, berarti tandanya Anda sudah diberi warning keras untuk mengganti ban. Jangan malas ya, sebab mengganti ban motor adalah hal yang sudah wajib hukumnya bagi pemilik motor.

 

Baca juga: Cara Mudah Cek Ganti Ban Motor

Amankah Menggunakan Ban Bekas?

 

Salah satu komponen penting mobil dan sepeda motor adalah ban. Tanpa memperhatikan kesehatan ban, mobil atau sepeda motor bisa menjadi tidak nyaman dikendarai. Selain bisa oleng atau keseimbangannya tidak terjaga, mobil atau sepeda motor tanpa ban yang sehat atau layak pakai bisa mengakibatkan kecelakaan. Hal itu tentu Anda hindari, bukan?

Oleh karena itu, memperhatikan kelayakan pakai ban sepeda motor atau mobil adalah suatu keharusan. Jika ban yang sedang digunakan sudah saatnya diganti, pemilik kendaraan memiliki dua pilihan, apakah akan menggantinya dengan ban baru atau bekas.

Memilih ban baru tentu sudah bisa dipastikan aman karena secara kualitasnya masih terjaga. Sebaliknya, jika memilih ban bekas, banyak hal yang perlu diperhatikan. Jangan hanya memikirkan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan membeli ban baru. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan jika ingin memakai ban bekas?

Hal pertama yang mudah diperhatikan adalah dengan melihat kondisi kembang atau alur ban yang masih tebal. Pada setiap ban terdapat indikator berbentuk segitiga. Indikator ini terdapat pada bagian sisi luar ban. Jadikan indikator ini sebagai panduan dalam memilih ban bekas yang masih berkualitas. Nah, perhatikan juga indikator lain yang disebut sebagai tread wear indicator (TWI) yang letaknya di antara alur ban.

Jika Anda melihat segitiga dan indikator TWI ban belum rusak atau tergerus, dengan kata lain, bentuknya masih sempurna, itu menandakan ban masih layak digunakan. Anda aman berkendara dengan ban dengan kondisi seperti ini. Namun, teliti juga apakah ada kerusakan atau cacat lain pada tubuh ban, seperti benjol, sobek, atau aus sebelah.

Setelah melihat bentuk fisik ban, seperti kondisi kembang atau alur ban, dan indikator TWI, perhatikan umur ban. Bagaimana mengetahui umur ban? Tidak sulit mengetahui berapa umur ban bekas yang ingin Anda beli. Pada setiap ban disertakan informasi tahun produksinya. Anda bisa melihatnya dan kemudian mengetahui umur ban bekas tersebut. Pilihlah ban yang berumur masih muda karena lebih aman daripada membeli ban yang sudah tua.

Hal lain yang perlu Anda ketahui adalah apakah ban bekas yang ingin Anda beli sudah direkondisi (divulkanisir) atau belum. Tentu saja, pilihlah ban yang belum direkondisi. Itu karena ban yang sudah divulkanisir bisa membahayakan keselamatan Anda.

Mengapa ban vulkanisir membahayakan keselamatan berkendara Anda? Ban bekas jenis ini merupakan ban yang sudah gundul, tapi alurnya diperbaiki kembali. Dengan demikian, jika Anda tidak paham soal ban bekas, Anda akan melihat ban vulkanisir sebagai ban yang tampak baru.

Ban vulkanisir tidak aman bagi Anda saat berkendara karena ban jenis ini mudah meletus. Ban vulkanisir hanya ban yang diberi tambahan lapisan karet dan kemudian diproses pemanasan. Dengan demikian, lapisan karet ini tidak menyatu seperti cetakan ban yang diproduksi di pabrik. Ban vulkanisir juga tidak tahan panas. Lapisannya sewaktu-waktu bisa copot. Oleh karena itu, meski ban vulkanisir harganya jauh lebih murah, sebaiknya Anda tidak menggunakannya.

Hal-hal di atas perlu Anda perhatikan jika ingin menggunakan ban bekas dengan berbagai alasan, seperti menghemat bujet, karena harga ban baru yang terbilang mahal. Jika Anda benar-benar tidak paham soal ban bekas, akan lebih aman jika Anda membelinya bersama teman yang lebih paham. Dengan demikian, keamanan Anda dalam berkendara akan lebih terjamin, uang Anda pun tidak terlalu banyak keluar dibandingkan jika membeli ban baru. Namun kalau memang tak punya kemampuan jeli melihat apakah ban bekas itu bagus atau tidak, Andalebih disarankan untuk membeli ban baru saja. (h1)

10 Motor Paling Irit yang Membuat Nyaman Kantong Anda

Ketika ingin membeli sepeda motor, banyak pertimbangan dilakukan, seperti bentuk desain, kualitas mesin, dan konsumsi bahan bakar (BBM)-nya. Hal yang terakhir ini bahkan menjadi bahan pertimbangan utama, apalagi jika si pembeli akan sangat menggantungkan aktivitas sehari-hari pada sepeda motor seperti menjadi driver ojek online, saleman atau kurir.

Untuk itu, pengetahuan tentang merek motor apa saja yang irit bahan bakar sangat diperlukan. Sebab jika Anda memiliki motor yang irit BBM, selain kantong nggak mudah jebol, Anda juga tidak perlu rajin-rajin amat mengunjungi SPBU atau sering berhenti di pinggir jalan untuk beli bensin eceran. Nah, 10 motor berikut ini termasuk jenis motor yang paling irit BBM.

1. Suzuki Nex FI

Jika sedang mencari motor irit bahan bakar, Suzuki Nex FI ini bisa menjadi pilihan tepat. Hanya dengan 1 liter bensin, Anda sudah bisa berkendara sejauh 109,8 km. Saking iritnya, motor keluaran Suzuki ini mendapatkan rekor MURI sebagai motor matic paling irit di Indonesia. Motor ini menggunakan teknologi SUPER FI (Suzuki Performance Fuel Injection) dan mesin berkapasitas 113cc.

2. Suzuki Nex Super Fi

Jika Anda sedang mencari motor bermerek Suzuki dan irit bensin, Suzuki Nex Super Fi bisa juga Anda pilih. Berkendara dengan motor ini, Anda bisa menempuh 82,6 km hanya dengan 1 liter bensin. Motor ini juga dilengkapi mesin berteknologi Fuel Injection. Dengan teknologi tersebut, motor matic ini memiliki emisi gas buang lebih rendah dan mampu meningkatkan efisiensi BBM.

3. Honda BeAT eSP

Honda juga mengeluarkan banyak produk motor irit bensin. Salah satunya Honda BeAT eSP. Motor ini mengonsumsi BBM 73,5 km per liter. Motor ini berhasil menggondol gelar sebagai motor matic paling irit untuk kelas 110-115 cc di Otomotif Award pada 2009-2010. Iritnya bensin pada motor ini karena Honda melengkapinya dengan teknologi eSP yang dipadukan dengan sistem pembakaran Injeksi (PGM-FI).

4. Honda Revo X

Motor irit bensin lainnya dari Honda adalah Honda Revo X. Jika berminat memiliki motor ini, Anda akan menikmati perjalanan sejauh 62,2 km dengan 1 liter bensin. Iritnya bensin pada motor ini karena Honda membenamkan sistem pembakaran Injeksi (PGM-FI) dipadukan dengan mesin berkapasitas 109,17 cc. Perpaduan teknologi tersebut dapat menghasilkan tenaga 8.91 PS pada 7.500 rpm dan torsi mencapai 8.76 Nm pada 6.000 rpm.

5. Honda Scoopy Esp

Jika Anda penyuka produk Honda, masih ada pilihan motor irit bensin. Anda bisa memilih Honda Scoopy Esp. Dengan motor ini, Anda bisa jalan-jalan sejauh 61,9 km hanya dengan 1 liter bensin. Motor ini mengusung teknologi Esp (Enhanced Smart Power). Teknologi ini ampuh untuk meningkatkan efisiensi pembakaran mesin dan meminimalkan energi terbuang.

6. Honda Supra X 125

Honda memang memanjakan pelanggannya dengan banyak varian motor irit bensin, seperti motor ini, Honda Supra X 125. Anda bisa menunggangi motor ini sejauh 61,8 km hanya dengan 1 liter bensin. Iritnya bahan bakar pada motor ini karena adanya sistem bahan bakar Injeksi terbaik. Karena terbukti irit, motor ini bahkan mendapat julukan rajanya motor bebek.

7. Honda Vario 125 Fi

Dengan banyaknya varian motor keluaran Honda yang irit bahan bakar, Anda dimudahkan untuk memilihnya. Jika Anda memilih Honda Vario 125 Fi, Anda bisa berkendara sejauh 58,1 km dengan bensin 1 liter. Motor matic ini berkapasitas silinder 125 cc dan menggunakan teknologi Injeksi PGM Fi dan Idling Stop System (ISS), yang bisa membantu Anda hemat bahan bakar.

8. Yamaha Jupiter Z1

Motor produksi Yamaha yang irit bahan bakar adalah Yamaha Jupiter Z1. Jika memilih motor ini untuk menemani aktivitas sehari-hari, Anda tidak perlu khawatir kantong bocor. Itu karena motor ini mampu menempuh jarak 69,88 km dengan 1 liter bensin. Motor ini dibekali teknologi Forged Piston. Dengan teknologi ini, sistem pembakaran dalam ruang bakar lebih awet dan ringan.

9. Yamaha Mio M3 125 Blue Core

Yamaha juga membanjiri pasar otomotif dengan varian motor irit bensin lainnya, seperti Yamaha Mio M3 125 Blue Core. Konsumsi bahan bakarnya adalah 60,3 km per liter. Motor ini juga menawarkan banyak fitur canggih, salah satunya adalah Eco Lamp Indicator. Fitur ini memudahkan Anda mengendalikan pemakaian bensin. Mesinnya juga canggih karena mengadopsi mesin 4 langkah SOHC dengan sistem pendingin udara dan berkapasitas 125 cc.

10. Yamaha Mio Gt 125

Motor Yamaha ini juga irit bensin karena mampu menempuh jarak 57.14 per 1 liter bensin. Motor yang merupakan pengembangan dari Yamaha Mio ini memiliki kapasitas silinder yang lebih besar, berperforma dan bertenaga lebih baik.

Nah itulah 10 motor teririt versi kami, sekarang tinggal Anda tentukan mau merek dan jenis yang mana. Selamat memilih. (h1)

 

10 Moge Termahal Yang Ada di Indonesia

Wow! Begitu kira-kira kesan orang jika melihat motor gede atau moge. Selain wow karena desainnya yang keren, moge tentu dipatok dengan harga selangit. Ada beberapa faktor penyebabnya, antara lain kapasitas mesin besar yang dilengkapi teknologi terbaik di kelasnya.

Moge merupakan cerminan prestise. Para penikmatnya tentu rela mengeluarkan uang superbesar untuk motor idamannya ini. Berikut kita intip 10 moge termahal yang hadir di Indonesia.

 

  • Honda RC213V-S

 

Moge keluaran Honda ini harganya selangit. Jika Anda ingin memilikinya, sediakan saja uang sekitar Rp 9-10 miliar. Wow! Kabarnya, moge ini diproduksi secara khusus di pabrik Kumamoto, Jepang, dan dibuat secara manual oleh tenaga terampil pilihan Honda. Pada moge berhargA fantastis itu dibenamkan mesin V4, 4-stroke, DOHC, 4-valve, 6-speed, liquid-cooled, berkapasitas 999 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 159 Tk dan bisa ditingkatkan menggunakan alat khusus.

 

  • Honda RC213V-S

 

Moge Honda ini sebenarnya merupakan motor MotoGP yang dipakai oleh Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Honda kemudian mengubahnya menjadi moge yang bisa dipakai di jalan raya. Harga moge ini super-wow, mencapai Rp 7 miliar.  Moge ini dipatok sangat mahal karena Honda mengusung teknologi MotoGP dipadukan dengan mesin 4 Silinder V4 yang berkapasitas 999cc. Keunggulan lainnya, moge ini menggunakan sistem pengereman buatan Brembo dan suspensi Ohlins yang semakin membuat pemiliknya nyaman berkendara.

 

  • Honda CBR1000RR SP

 

Masih dari Honda, moge ini dibanderol dengan harga yang mencapai Rp 699.000.000. Harga yang mahal ini tentu saja sebanding dengan spesifikasi dan performa yang diusungnya. Jadi, Anda tidak akan kecewa jika memilih Honda CBR1000RR SP sebagai moge tunggangan Anda. Moge ini dilengkapi mesin liquid-cooled inline four-cylinder berkapasitas 998cc yang memiliki tenaga 133 kW pada 12.250 rpm dan torsi mencapai 114 Nm pada 10.500 rpm.

 

  • BMW R 1200 RT

 

Harga moge keluaran BMW ini Rp 852 juta. Moge ini dilengkapi beberapa teknologi futuristik termasuk fungsi opsional BMW Dynamic ES, ASC, suspensi dengan kontrol elektronik semi-aktif, kaca depan yang dioperasikan secara elektronik, dan sebuah komputer on-board. Dengan desain elegan, moge ini juga memiliki kursi yang lebih lebar dan nyaman. Sebagai moge yang berkualitas oke, BMW R 1200 RT dipersenjatai tenaga mesin ganda datar 1.170 cc four stroke yang diintegrasikan dengan DOHC (double overhead camshaft) dan pendinginan dengan cairan atau udara.

 

  • BMW S 1000 RR

 

Masih dari BMW, moge BMW S 1000 RR dipasarkan dengan harga sangat mahal, Rp 714 juta. Harga yang wow ini tentu saja selaras dengan keandalannya sebagai moge yang berkualitas dan elegan. Moge ini dipertangguh dengan mesin 999 cc yang menghasilkan tenaga 195.2 dan torsi 113 Nm. Dilengkapi dengan fitur-fitur keselamatan yang andal, moge ini tidak hanya membuat pengendaranya nyaman, tapi juga mampu meningkatkan rasa percaya diri.

 

  • Ducati Multistrada

 

Perusahaan otomotif asal Italia, Ducati, mengeluarkan Ducati Multistrada. Harganya di atas Rp 700 juta. Moge ini cocok digunakan untuk kendaraan touring. Dengan mesin berkapasitas 1.200 cc, moge ini dipercanggih dengan teknologi Desmodromic Variable Timing (DVT). Dengan teknologi ini, torsi dan power meningkat menjadi 160 Tk pada 9.500 rpm dan torsinya 136 Nm pada 7.500 rpm. Moge ini juga mampu membuat konsumsi bahan bakar lebih irit 8%.

 

  • Ducati Panigale

 

Moge ini oleh Ducati dipatok dengan harga fantastis, sekitar Rp 2 miliar. Mahalnya harga Ducati Panigale salah satunya disebabkan moge ini mengadopsi teknologi Superbike. Teknologi ini biasa digunakan Ducati pada ajang balap Superbike dan MotoGP. Performa mesinnya Superquadro L-Twin 1198 cc dan mampu mengeluarkan tenaga maksimal mencapai 205 Tk pada 11.500 rpm.

 

  • Ducati Diavel

 

Ducati juga menawarkan moge Ducati Diavel yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 1 miliar. Dengan desain futuristik dan eksotis, moge ini dibekali mesin 1198.4 cc. Dengan kekuatan mesin sebesar itu, moge ini mampu mengeluarkan tenaga hingga 162 Tk pada 9.250 rpm dan torsinya 130.5 Nm pada 8.000 rpm. Performa moge ini pun menjadi sebanding dengan harganya yang selangit.

 

  • All New Yamaha R1M

 

Yamaha mengeluarkan moge yang harganya juga fantastis. All New Yamaha R1M dipatok dengan harga Rp 821 juta. Dengan harga yang wow tersebut, Yamaha melengkapi moge ini dengan mesin 4 Silinder berkapasitas 998cc yang sanggup mengeluarkan tenaga mencapai 200 PS dan torsi maksimum 112.4 Nm. Seabrek teknologi canggih yang dibenamkan pada moge ini membuat motor ini menjadi salah satu motor tercepat di dunia.

 

  • All New Yamaha R1

 

Yamaha juga mengeluarkan All New Yamaha R1 yang dibanderol dengan harga Rp 605.000.000. Moge ini juga dilengkapi mesin 4 Silinder 998cc. Motor ini dipersenjatai dengan fitur canggih, seperti aunch control, anti-lock braking system (ABS), unified braking system dan quickshifter. Jadi, jika Anda memilih moge ini untuk menambah prestise atau meningkatkan rasa percaya diri, maka Anda tidak salah pilih.

Dari 10 moge di atas, mana yang cocok untuk Anda? Oya, harga bisa sewaktu-waktu bisa berubah dan Anda perlu mengecek harga di website resmi masing-masing produsennya. (h1)

7 Cara Sederhana Agar Ban Lebih Awet

Sebagai pengendara, kita terkadang lalai memerhatikan yang namanya ban motor atau mobil kita. Sebab jarang sekali ada kesadaran kita untuk mengecek kondisi roda kendaraan yang akan kita tumpangi ketika hendak berpergian. Walau sebenarnya pengecekan ban merupakan salah satu prasyarat mutlak agar kita bisa berkendara dengan nyaman dan aman (safety riding).

Padahal kerajinan kita dalam merawat kondisi ban kendaraan ternyata juga bisa bikin kocek kita jauh “lebih aman”, dibandingkan jika kita membiarkan bagian vital di roda kendaraan kita tanpa perawatan sama sekali. Loh kok, bisa?  Ya, bisa sebab jika kita merawat ban kendaraan kita secara teratur, ban kendaraan akan lebih awet dan tak cepat rusak.

Berikut ini adalah beberapa cara sederhana yang membuat ban kita jadi lebih awet :

  1. Biasakan Anda menggunakan ukuran ban sesuai dengan ukuran velg Anda. Adakalanya orang melakukan modifikasi terhadap kendaraannya tanpa memperhatikan beberapa kaidah atau aturan pabrik kendaraan tersebut. Harus diingat, bahwa para pendisain motor/mobil Anda memerlukan waktu yang lama memikirkan cara agar kendaraan yang digunakan jadi nyaman dan koefisien bahan bakar yang digunakan jadi maksimal. Namun terkadang kita sebagai pemilik kerap melakukan modifikasi tanpa memerhitungkan hal tersebut, akibatnya kerja ban jadi lebih berat dan laju kendaraan ikut terkendala. Efek sampingnya selain kerap merusak ban, juga membuat boros kendaraan yang Anda pakai.

 

  1. Adakalanya sebagai pengguna kendaraan kita malas sekali melakukan pengecekan terhadap kondisi tekanan ban kita. Padahal melakukan pengecekan ban secara berkala akan memperlambat proses ausnya ban milik kita. Dengan membiasakan diri mengecek tekanan angin pada ban, membuat tekanan akan stabil dan menyebabkan kerja ban akan semakin ringan. Selain itu Anda juga dapat terhindar dari kecelakaan yang tidak kita inginkan akibat gesekan ban dan aspal yang membuat ban cepat panas dan akhirnya meletus tanpa Anda perkirakan. Tekanan ban yang ideal biasanya tercantum pada stiker di bagian dalam pintu mobil atau chasis motor Anda. Atau setidaknya Anda harus menghafalkan tekanan ideal pada saat pengecekan angin di bengkel. Sebaiknya pengukuran tekanan ban dilakukan saat ban dalam keadaan dingin dan jangan dalam keadaan panas. Pemeriksaan tekanan ban secara berkala idealnya dilakukan sebulan sekali agar tekanan ban selalu dalam kondisi optimal.

 

  1. Memerhatikan kondisi pentil ban kendaraan kita. Ada kalanya kita lalai memerhatikan hal-hal detil seperti itu pada kendaraan milik kita. Padahal, dengan membiarkan pentil ban kita tidak dalam keadaan tertutup akan menyebabkan berkurangnya tekanan angin pada kendaraan saat roda berputar. Dan jika hal ini terus dibiarkan dalam waktu yang lama, maka performa ban pada roda kita akan menurun dan kerja ban jadi lebih berat. Dan seperti sudah dijelaskan di atas bahwa berkurangnya tekanan akan membuat ban jadi cepat aus.

 

  1. Lakukan Spooring dan Balancing ban Anda secara berkala untuk menjaga ban menapak dengan baik pada aspal. Karena tapakan yang tidak baik menyebabkan ban cepat aus pada salah satu sisi saja atau sering disebut “makan sebelah”. Kondisi “makan sebelah” inilah yang terkadang membuat kendaran jadi sering tidak terkendali saat berada di jalan yang lurus. Maka pastikan ban Anda selalu mendapatkan perawatan Spooring dan Balancing secara berkala. Khusus bagi mobil, ada baiknya Anda juga melakukan rotasi agar kondisi ban jadi seimbang. Rotasi ban sebaiknya dilakukan berkala tiap 10.000 km dengan cara melakukan tukar silang antara ban depan kanan dengan ban belakang kiri dan ban depan kiri tukar dengan ban belakang kanan.

 

  1. Perhatikan benar-benar jalan yang Anda lalui, terutama yang perlu Anda hindari adalah jalan-jalan berlubang. Ada kalanya kita sering menerjang lubang yang ada pada jalan. Alasannya tidak melihat atau sudah tanggung. Padahal dengan menerjang lubang secara perlahan akan merusak ban Anda. Bahkan jika “terobosan” yang Anda lakukan terhadap lubang menyebabkan goncangan cukup kerasakan membuat ban Anda jadi benjol-benjol atau ban jadi tidak seimbang lagi. Karena itu sebisa mungkin hindari lubang pada jalan yang Anda lalui.

 

  1. Perhatikan juga bobot beban yang akan diangkut oleh kendaraan Anda. Ada kalanya orang sering membawa beban berlebihan menggunakan kendaraannya. Padahal beban yang berlebihan itu dapat menyebabkan tekanan ban semakin besar dan sangat berbahaya. Maka idealnya kita tidak mengangkut barang dalam jumlah yang terlalu banyak. Jika memang harus membawa barang yang banyak, sebaiknya dilakukan secara “mencicilnya” agar ban Anda tidak terlampau bekerja ekstra.

 

  1. Cucilah ban kendaraan Anda agar bersih dalam jangka waktu tertentu. Apabila dimungkinkan gunakanlah sabun khusus agar ban Anda tampak lebih kinclong. Selain membuat ban lebih kinclong, ternyata dengan mencuci ban secara rutin kita dapat mendeteksi kebocoran ban kita lebih dini. Sebab ada kalanya, ketika mencuci kita kita menemukan paku atau kawat yang menancap di ban namun belum membuat kebocoran. Atau jika kita menemukan kebocoran kita bisa langsung menambalnya ke tempat penambalan ban dan kita terhindar dari kerusakan ban lebih parah. Ingat salah satu penyebab kerusakan parah pada ban Anda adalah kekurangan tekanan angin yang membuat ban Anda bekerja lebih ekstra.

Demikian beberapa tips yang dapat kami berikan agar ban kendaraan milik Anda jadi lebih awet. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi Anda. (w2/berbagai sumber)

Ini 6 Motor Trail dengan Harga Termurah

Banyak jenis sepeda motor yang bisa Anda pilih. Ada motor matic, motor bebek, ada juga motor trail. Untuk yang terakhir ini, selain pengendaranya terlihat gagah, juga memiliki keunggulan lain, seperti bisa dikendarai di banyak lintasan.

Motor trail, bisa menerjang genangan air lebih aman jika dibandingkan dengan motor matic. Apalagi bila dipakai di pegunungan atau melintasi hutan dengan jalan-jalan terjalnya, motor trail juga lebih cocok Anda pilih.

Banyak merek motor trail yang  bisa Anda pilih dan beli. Tentu saja, Anda bisa memilih kemudian membelinya sesuai dengan kekuatan kantong Anda. Itu karena motor trail ada yang dijual dengan harga terjangkau, ada juga yang ditawarkan dengan harga selangit.

Berikut ini beberapa motor trail paling murah yang dijual di Indonesia.

Viar Croos X200

Motor trail hasil produksi dalam negeri salah satunya adalah Viar Croos X200. Motor trail ini dipasarkan dengan harga Rp 18,9 juta. Motor ini dibekali dengan mesin tipe 4-tak berkapasitas 200 cc dengan teknologi SOHC 5 percepatan manual. Motor trail ini bisa menghasilkan performa maksimum hingga 13.4 Tk pada 7.500 rpm. Torsinya adalah 13.5 Nm pada putaran mesin 7.000 rpm.  

Hummer

Cintailah produk dalam negeri. Itu adalah nasihat bijak yang bisa Anda jadikan bahan pertimbangan jika ingin membeli motor trail. Hummer adalah motor trail buatan Gazgas, produsen sepeda motor lokal dari Surabaya. Gazgas sudah mendesain, merakit, dan memasarkan beberapa jenis motor trail sejak 2013. Hummer dipasarkan dalam tiga model, yaitu Hummer 150 yang dibanderol Rp 20,5 juta, Hummer Pro 250 seharga Rp 26 juta, dan Hummer Pro 250X yang dijual dengan harga Rp 26 juta.

Kawasaki KLX 150 BF

Beberapa waktu lalu Presiden Jokowi meramaikan dunia maya dengan naik motor trail. Jokowi mengendarai motor trail Kawasaki KLX BF SE di Jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamungu I, 10 Mei 2017. Motor trail yang dipakai Jokowi ini dibanderol dengan harga Rp 31,9 juta. Motor ini merupakan generasi penerus KLX 150L, menggunakan velg lebih besar, yakni berukuran 21” pada bagian depan dan 18” pada bagian belakang.

Honda CRF250L

Honda juga mengeluarkan produk motor trail, di antaranya adalah Honda CRF250L. Pada motor trail ini dibenamkan mesin tipe 4 langkah berpendingin cair dan berkekuatan 249 cc. Tidak mau mengabaikan kualitas, motor trail Honda CRF250L ini mampu menghasilkan power dan kinerja sangat maksimal. Posisi ridingnya yang juga pas membuat pengendaranya bisa bermanuver di semua medan. Honda membanderol motor trailnya ini dengan harga Rp 64.820.000.

Suzuki Trail DR200S

Pabrikan Suzuki juga meluncurkan motor trailnya untuk bersaing dengan produk lainnya. Salah satunya, Suzuki Trail DR200S. Motor trail ini dibekali mesin 1 silinder yang mempunyai volume seluas 199 cc. Dengan mengendarai motor trail ini, Anda bisa mendapatkan tenaga supermaksimal di medan terjal, seperti gunung atau hutan. Anda juga akan merasakan kenyamanan saat mengendarai motor ini di jalan-jalan perkotaan. Suzuki membanderol motor trail ini dengan harga sekitar Rp 53 juta.

Motor Trail KTM

KTM juga mengeluarkan banyak tipe motor trail. Kualitasnya pun tak perlu Anda ragukan. Apalagi nama besar KTM yang menjadi langganan juara dunia dalam ajang motorcross. Motor trail yang dikeluarkan KTM, di antaranya KTM 50 SX, KTM 250 SXF, dan KTM FREERIDE 350.  Harga termurah yang dibanderol KTM untuk produk motor trailnya berkisar Rp 60 juta.

Memang masih banyak pilihan motor trail yang tersedia di pasar otomotif Indonesia, namun beberapa merek di atas setidaknya bisa menjadi bekal atau bahan masukan untuk Anda sebelum menuju tempat penjual motor. Harga tentu saja bisa berubah dengan cepat sehingga Anda perlu bertanya lebih detail kepada penjualnya. Pilihlah motor trail sesuai dengan kekuatan kantong Anda. Selain itu, Anda juga bisa memilih motor trail produk lokal atau produk luar, sesuai dengan keyakinan dan selera Anda. (h1)

5 Kesalahan yang Buat Motor Matik Cepat Rusak

Motor matik semakin diminati karena mengusung kepraktisan dalam berkendara. Tinggal bermain gas dan rem, motor sudah bisa berjalan dan mengantar Anda ke mana pun tujuan yang Anda inginkan. Meskipun praktis dalam berkendara, motor matik perlu dirawat dengan baik sehingga bisa awet dan tidak merepotkan kantong Anda karena biaya perawatan sebelum waktunya.
Mengetahui cara merawat motor matik atau berkendara dengan benar menggunakan motor ini adalah langkah bijak. Setidaknya, Anda tidak akan membuat kesalahan saat berkendara atau lalai dalam proses perawatannya. Nah, berikut ini lima kesalahan yang bisa saja Anda lakukan tanpa sengaja, yang membuat motor matik Anda cepat rusak.
Hal pertama, supaya motor matik Anda awet, perhatikan saat mengegas dan mengerem. Dengan kata lain, jangan asal gas, jangan pula asal rem. Di saat melaju di jalan raya jangan asal menghentakkan gas kemudian melakukan pengereman mendadak. Gas pol kemudian tiba-tiba mengerem akan menyebabkan mesin cepat rusak. Akan lebih bijak dan bermanfaat untuk motor matik Anda jika Anda ngegas dengan stabil. Nah, jika ingin mengurangi kecepatan maka kurangi tarikan gas secara perlahan.
Hal kedua, yang bisa jadi tidak Anda perhatikan adalah saat mengisi bensin. Jangan pilih bensin atau bahan bakar yang beroktan rendah (premium) untuk motor matik Anda. Mungkin Anda berpandangan bensin beroktan rendah lebih murah. Padahal, bensin beroktan rendah membuat pembakaran pada mesin motor matik Anda kurang sempurna. Bahan bakar motor Anda pun menjadi lebih boros, padahal Anda ingin hemat bensin dengan harga yang lebih murah. Pilihlah bensin yang memiliki nilai oktan 92 karena motor matik saat ini menggunakan teknologi injeksi. Teknologi ini ditempelkan pada motor matik untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Pemakaian bensin pun menjadi lebih irit.
Selain memilih bensin yang tepat, hal ketiga adalah perhatikan juga olinya. Jika Anda salah pilih oli maka motor matik Anda mudah rusak. Sekali lagi, jangan asal beli oli yang murah, tapi tidak sesuai dengan motor matik Anda. Mesin motor Anda bisa cepat rusak hanya karena Anda salah pilih atau sengaja membeli oli dengan harga murah.
Motor matik membutuhkan oli yang tepat karena motor ini mempunyai konfigurasi mesin berbeda dengan motor yang bukan matik. Motor matik memiliki dua ruang yang harus diisi dengan dua jenis oli berbeda, yakni oli mesin dan oli transmisi. Agar tidak melakukan kesalahan dalam mengganti oli, perhatikan saja petunjuk yang disarankan oleh pabrikan motor matik Anda.
Hal keempat yang bisa membuat motor matik Anda cepat rusak adalah membiarkan drive belt kotor. Drive belt yang kotor mengakibatkan kerak yang menyebabkan umur pemakaiannya pendek atau cepat putus. Akan berbahaya jika drive belt putus saat Anda berkendara dengan kencang. Untuk menghindari hal ini, jangan lakukan kesalahan dengan membiarkan drive belt kotor dan tidak terawat. Nah, kerak yang ada pada drive belt ini bisa berasal dari debu jalanan atau oli yang merembes akibat seal yang bocor.
Kesalahan kelima yang bisa dilakukan oleh pemilik motor matik adalah mengganti busi dan filter udara secara teratur. Pada saat servis rutin, bisa saja Anda mengabaikan hal ini karena merasa busi dan filter udara baik-baik saja. Tapi, akan lebih baik jika saat servis rutin, busi dan filter udara diganti sesuai dengan anjuran bengkel langganan Anda atau selaras dengan petunjuk pabrik soal penggantian busi dan filter udara.
Biasanya, di saat servis rutin, pemilik motor matik hanya memperhatikan perawatan mesin dan penggantian oli. Padahal, penggantian busi dan filter udara juga penting untuk menjaga performa mesin. Busi dan filter udara yang bersih akan membuat tarikan gas tetap ringan. Gantilah busi dan filter udara sesuai jadwal.(h1)