5 Kesalahan yang Buat Motor Matik Cepat Rusak

Motor matik semakin diminati karena mengusung kepraktisan dalam berkendara. Tinggal bermain gas dan rem, motor sudah bisa berjalan dan mengantar Anda ke mana pun tujuan yang Anda inginkan. Meskipun praktis dalam berkendara, motor matik perlu dirawat dengan baik sehingga bisa awet dan tidak merepotkan kantong Anda karena biaya perawatan sebelum waktunya.
Mengetahui cara merawat motor matik atau berkendara dengan benar menggunakan motor ini adalah langkah bijak. Setidaknya, Anda tidak akan membuat kesalahan saat berkendara atau lalai dalam proses perawatannya. Nah, berikut ini lima kesalahan yang bisa saja Anda lakukan tanpa sengaja, yang membuat motor matik Anda cepat rusak.
Hal pertama, supaya motor matik Anda awet, perhatikan saat mengegas dan mengerem. Dengan kata lain, jangan asal gas, jangan pula asal rem. Di saat melaju di jalan raya jangan asal menghentakkan gas kemudian melakukan pengereman mendadak. Gas pol kemudian tiba-tiba mengerem akan menyebabkan mesin cepat rusak. Akan lebih bijak dan bermanfaat untuk motor matik Anda jika Anda ngegas dengan stabil. Nah, jika ingin mengurangi kecepatan maka kurangi tarikan gas secara perlahan.
Hal kedua, yang bisa jadi tidak Anda perhatikan adalah saat mengisi bensin. Jangan pilih bensin atau bahan bakar yang beroktan rendah (premium) untuk motor matik Anda. Mungkin Anda berpandangan bensin beroktan rendah lebih murah. Padahal, bensin beroktan rendah membuat pembakaran pada mesin motor matik Anda kurang sempurna. Bahan bakar motor Anda pun menjadi lebih boros, padahal Anda ingin hemat bensin dengan harga yang lebih murah. Pilihlah bensin yang memiliki nilai oktan 92 karena motor matik saat ini menggunakan teknologi injeksi. Teknologi ini ditempelkan pada motor matik untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Pemakaian bensin pun menjadi lebih irit.
Selain memilih bensin yang tepat, hal ketiga adalah perhatikan juga olinya. Jika Anda salah pilih oli maka motor matik Anda mudah rusak. Sekali lagi, jangan asal beli oli yang murah, tapi tidak sesuai dengan motor matik Anda. Mesin motor Anda bisa cepat rusak hanya karena Anda salah pilih atau sengaja membeli oli dengan harga murah.
Motor matik membutuhkan oli yang tepat karena motor ini mempunyai konfigurasi mesin berbeda dengan motor yang bukan matik. Motor matik memiliki dua ruang yang harus diisi dengan dua jenis oli berbeda, yakni oli mesin dan oli transmisi. Agar tidak melakukan kesalahan dalam mengganti oli, perhatikan saja petunjuk yang disarankan oleh pabrikan motor matik Anda.
Hal keempat yang bisa membuat motor matik Anda cepat rusak adalah membiarkan drive belt kotor. Drive belt yang kotor mengakibatkan kerak yang menyebabkan umur pemakaiannya pendek atau cepat putus. Akan berbahaya jika drive belt putus saat Anda berkendara dengan kencang. Untuk menghindari hal ini, jangan lakukan kesalahan dengan membiarkan drive belt kotor dan tidak terawat. Nah, kerak yang ada pada drive belt ini bisa berasal dari debu jalanan atau oli yang merembes akibat seal yang bocor.
Kesalahan kelima yang bisa dilakukan oleh pemilik motor matik adalah mengganti busi dan filter udara secara teratur. Pada saat servis rutin, bisa saja Anda mengabaikan hal ini karena merasa busi dan filter udara baik-baik saja. Tapi, akan lebih baik jika saat servis rutin, busi dan filter udara diganti sesuai dengan anjuran bengkel langganan Anda atau selaras dengan petunjuk pabrik soal penggantian busi dan filter udara.
Biasanya, di saat servis rutin, pemilik motor matik hanya memperhatikan perawatan mesin dan penggantian oli. Padahal, penggantian busi dan filter udara juga penting untuk menjaga performa mesin. Busi dan filter udara yang bersih akan membuat tarikan gas tetap ringan. Gantilah busi dan filter udara sesuai jadwal.(h1)

Comments are closed.